Bakteri Sakazaki di Susu Formula

Beberapa waktu yang lalu nama Enterobacter sakazakii begitu akrab ditelinga ibu-ibu terutama yang mempunyai momongan yang berusia dibawah 1 tahun dan mengkonsumsi susu formula. Dari salah satu penelitian yang dilakukan IPB ditemukan 5 dari 22 sampel susu formula tercemar bakteri sakazaki. Kebingungan ibu-ibu ditambah dengan tidak maunya IPB maupun badan POM mengumumkan merek-merek susu formula yang tercemar, alasan yang dikemukakan adalah karena masalah etika.


Ini membuat berbagai media massa mengira-ngira ada apa sebenarnya dibalik semua ini. Ada yang mengatakan unsur bisnis. Kalau dipublikasikan bisa-bisa merek tersebut tidak laku lagi selamanya mengingat sifat dasar ibu yang selalu ingin melindungi anaknya. Tentu ini bisa mengurangi pendapatan negara karena nilai penjualan susu formula bisa dibilang sangat besar.
Saat terinfeksi bakteri sakazakii bisa terjadi peradangan pada sistem pencernaan yang ditandai dengan bayi mencret, sakit perut sehingga menangis terus-terusan. Jika tidak segera mendapat pertolongan medis radang bisa berlanjut ke otak dan sumsum tulang balakang. Disinilah bahayanya bakteri ini.

Kalau kita mencari data-data tentang insiden yang dikarenakan bakteri sakazakii sebenarnya sangat sedikit tercatat. Hanya 60 kasus diseluruh dunia. Itupun hanya terjadi di Amerika dan Eropa. Bakteri ini selektif dalam memilih hostnya, hanya bayi berusia dibawah 1 tahun yang beresiko tinggi. kebanyakan adalah bayi dibawah 1bulan, bayi prematur, bergizi buruk, dan bayi-bayi yang mempunyai kekebalan tubuh yang rendah.

Enterobacter sakazakii termasuk bakteri yang tahan kering dan suka pada tempat yang bersuhu hangat tapi juga termasuk bakteri yang mudah mati, dengan suhu 70 derajat celcius saja sudah bisa membunuh bakteri ini.

Untuk menghindari infeksi bakteri ini relatif mudah cukup dengan menajaga kebersihan dan sterilisasi dari alat-alat minum bayi. Selain itu juga menggunakan air matang bersuhu 70-75 derajat celcius untuk menyeduh susu bayi. Tapi jangan terlalu panas juga, karena berakibat hilangnya sebagian zat gizi susu. Karena bakteri ini mudah berkembang biak pada tempat-tempat berair sebaiknya segera minumkan susu setelah dibuat.
Selama kita memperhatikan kesehatan dan kebersihan serta membuat susu dengan cara yang benar, tidak perlu khawatir terhadap bakteri ini:)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Bakteri Sakazaki di Susu Formula"

Poskan Komentar