Mengenal Pramoedya Ananta Toer, Sosok Sastrawan Legendaris Asal Indonesia




Indonesia memiliki sederet tokoh - tokoh ternama yang terkenal hingga keluar negeri. Salah satunya adalah sosok sastrawan Pramoedya Ananta Toer. Karya karya nya yang dituangkan dalam bentuk buku kini semakin melegenda dan diminati oleh banyak pembaca. Oleh karena itu tak heran jika banyak orang yang ingin mengenal lebih dekat sosok sastrawan yang akrab dipanggil Pram ini. 

Pramoedya Ananta Toer dilahirkan disebuah lingkungan yang jauh dari tekanan. Ayahnya merupaan seorang guru yang bekerja untuk sebuah sekolah dasar mili pemerintah di Rembang. Kemudian selang beberapa tahun sang ayahanda yang bernama Mastoer Imam Badjoeri berpindah posisi menjadi seorang kepala sekolah di pergerkan Boedi Utomo Blora. Sementara sang ibunda yang bernama Saidah merupakan anak dari seorang penghulu. 

Karya karya legendara Pramoedya Ananta Toer nyatanya merupakan luapan dari kekaguman, kegelisahan pada sang ibunda sekaligus sebagai ungkapan kemarahan pada sang ayahanda . Menurut kisah yang berkembang, ayah dari sastrawan legendaris tersebut sempat kecewa karena anaknya tak memiliki kepandaian yang ia harapkan. Bahkan saat sekolah Pramoedya Ananta Toer sempat tak naik kelas sebanyak tiga kali. 

Pram memutuskan untuk bertolak ke Jakarta setelah sang ibu meninggal karena penyakit TBC yang dideritanya diusai 34 tahun. Karya lelaki yang menguras sebagian hidupnya di balik jerusi ini berinti pada nasib yang dijalani oleh rakyat dalam sehari - hari, muali dari cara mencari nafkah, hingga mewujudkan sebuah ambisi yang sering dikekang. 

Kisah paling mengesankan yang ia tuangkan dalam bentuk tulisan adalah kisah dimana dirinya menjalani kehidupan di penjara. Pramoedya Ananta Toer menjelaskan dengan detail bagaimana kehidupan di bui yang digambarkan sebagai sebuah Universitas kaum revolusioner. Banyak hal yang telah dialami oleh Pramoedya Ananta Toer, berbagai knfli telah menjadi hal biasa bagi dirinya muali deri perampasan, penindasan hingga  penghinaan. Sampai akhir hanyatnya Pram terus bercerita melalui tulisan yang ia uat. Pramoedya Ananta Toer menghembuskan nafas terakhirnya pada 30 April 2006 lalu. 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Mengenal Pramoedya Ananta Toer, Sosok Sastrawan Legendaris Asal Indonesia "

Posting Komentar